Langkah ini diumumkan The Fed melalui fasilitas baru yang disebut Term Securities Lending Facility.
Suntikan the Fed ini mampu membangkitkan saham-saham di Wall Street pada penutupan Selasa (11/3/2008) seperti indeks Dow Jones naik 416,66 poin (3,55%) ke posisi 12.156,81, indeks Nasdaq naik 86,42 poin (3,98%) menjadi 2.255,76 dan S&P 500 naik 47,28 poin (3,71%) ke level 1.320,65.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara pada penutupan perdagangan Selasa kemarin (11/3/2008) IHSG turun tipis 4,333 poin (0,17%) ke posisi 2.523,534.
Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.
Optima Securities
Panic selling yang terjadi sejak kemarin akhirnya mereda setelah bursa regional pada umumnya justru menguat. Indeks sedikit rebound dengan ditutup melemah tipis 4 poin di level 2.523. Adanya hedge fund yang profit taking untuk menutup kerugian serta meroketnya harga minyak hingga US$107/barel turut menekan rupiah ke Rp 9.200/USD dan indeks di bawah 2.500.
Swing trading strategy dapat diterapkan dalam kondisi market yang sangat volatile seperti saat ini sampai kondisi bursa lebih stabil. Investor dapat mencermati sektor perkebunan karena reboundnya harga CPO sedangkan indeks hari ini diperkirakan positif dikisaran 2.470-2.540 dengan saham pilihan: TINS, PGAS, BBCA, AALI dan LSIP.
Panin Sekuritas
Kemarin IHSG bergerak menguat pada sesi 2 meskipun pada penutupan masih berada di teritori negatif. Hari ini pergerakan IHSG akan dipengaruhi bursa regional yang masih sangat fluktuatif. Secara teknikal, bentuk candle hammer pada downtrend, ditambah kemungkinan terbentuknya pola double bottom buy pada Bollinger Band mengindikasikan peluang terjadinya rebound. Kisaran support-resistance 2.503-2.600. (ir/ir)










































