Demikian salah satu hasil RUPS Bank Saudara yang berlangsung 11 Maret 2008 dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Rabu (12/3/2008).
Laba bersih Bank Saudara meningkat sebesar Rp 18,51 miliar (141,39 %) dari Rp 13,09 miliar pada akhir tahun 2006 menjadi Rp 31,60 miliar pada akhir tahun 2007.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan penghimpunan dana (DPK) meningkat sebesar 44,89% dari Rp 860 miliar pada tahun 2006 menjadi 1,24 triliun pada akhir tahun 2007. Peningkatan bersumber dari depositoΒ sebesar 41,26%, tabungan sebesar 30,80%, dan giro sebesar 93,56%, sehingga rasio LDR tahun 2007 sebesar 93,87%.
Peningkatan pun terjadi dari sisi aset yaitu mencapai Rp 1,46 triliun atau meningkat 40,52% dibandingkan tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp 1,045 triliun. Per Desember 2007 rasio kecukupan modal atau CAR Bank Saudara adalah sebesar 15,06% dan masih di atas ketentuan Bank Indonesia sebesar 8%.
Di tahun 207 status Bank Saudara bertambah menjadi Bank Kustodian sehingga dapat memberikan layanan antara lain penyimpanan surat berharga, pengurusan corporate action serta pengelolaan produk-produk investasi di pasar modal.
Dan pada awal tahun 2008 izin Bank Saudara sebagai Bank Devisa akan mengembangkan produk produk layanan bank kustodian untuk reksa dana dan dana kelolaan, layanan eiroclears serta menjadi agen penjual reksa dana.
(ir/qom)











































