Pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (12/3/2008) IHSG naik 48,477 poin (1,92%) ke posisi 2.572,011.
Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 12.00 WIB, menguat 37 poin ke level 9.147 per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasar global mulai pulih setelah bank sentral AS (The Fed) menyuntikkan likuiditas ke pasar keuangan dunia dengan dana US$ 200 miliar.
Langkah ini diumumkan The Fed melalui fasilitas baru yang disebut Term Securities Lending Facility. Suntikan the Fed mampu membangkitkan saham-saham di Wall Street yang menular ke pasar saham regional.
Perdagangan sesi siang mencatat transaksi sebanyak 38.322 kali, dengan volume 1,732 miliar unit saham, senilai Rp 3,679 triliun. Sebanyak 125 saham naik, 30 saham turun dan 56 saham stagnan.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Astra Internasional (ASII) naik Rp 850 menjadi Rp 25.650, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 750 menjadi Rp 14.600, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 450 menjadi Rp 11.150, Telkom (TLKM) naik Rp 200 menjadi Rp 9.450 dan Bumi Resources (BUMI) naik Rp 200 menjadi Rp 6.450.
(ir/qom)











































