Pada penutupan perdagangan valas pukul 17.00 WIB, Rabu (12/3/2008) rupiah menguat 22 poin ke posisi 9.160 per dolar AS.
Aliran dana yang kembali ke pasar modal mendorong rupiah untuk berjalan lagi ke level bawah. Penguatan rupiah ini mengikuti positifnya mata uang regional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasar global mulai pulih setelah bank sentral AS (The Fed) menyuntikkan likuiditas ke pasar keuangan dunia dengan menyuntik dana US$ 200 miliar. Langkah ini diumumkan The Fed melalui fasilitas baru yang disebut Term Securities Lending Facility.
 Â
(ir/ir)










































