Jakarta - Gerak rupiah masih fluktuatif dan sulit duduk tenang. Gejolak pasar finansial global dan tingginya harga minyak dunia membuat rupiah bergerak liar.
Pada perdagangan valas pukul 08.35 WIB, Kamis (13/3/2008) rupiah kembali tembus level 9.205 per dolar AS dan ditransaksikan dikisaran 9.200-9.210 per dolar AS.
Posisi rupiah pagi ini melemah dibandingkan penutupan perdagangan valas pukul 17.00 WIB, Rabu kemarin (12/3/2008) yang menguat 22 poin ke posisi 9.160 per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harga minyak yang tinggi akan membuat kebutuhan dolar AS untuk perusahaan seperti Pertamina melonjak. Pasar juga khawatir tingginya harga komoditas bisa mengancam inflasi global. Pergerakan rupiah hari ini juga akan mengikuti pasar saham.  Â
(ir/ir)