IHSG Tertebas Hingga 115 Poin

IHSG Tertebas Hingga 115 Poin

- detikFinance
Kamis, 13 Mar 2008 16:10 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus dihinggapi kabar buruk. Tingginya harga minyak ke US$ 110 per barel menjungkalkan indeks ke level 2.440.

IHSG terseret negatifnya bursa regional seperti Hang Seng turun 4,79%, Kosdaq turun 1,5%, Seoul turun 2,6%, Nikkei turun 3,3%, Shanghai turun 2,43%, STI Singapura turun 3,71%, Taiwan turun 2,66%, dan Australia turun 2,2%.

Pada penutupan perdagangan saham Kamis (13/3/2008), IHSG terpukul hingga 115,650 poin (4,52%) ke posisi 2.440,592.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Analis dari BNI Securities Alfatih mengatakan indeks memang sedang bergejolak. Terutama dipicu oleh tingginya harga minyak dunia.

"Harga minyak akan membuat biaya produksi dan pengeluaran yang lebih besar, ini yang menakutkan pelaku pasar akan memicu inflasi global," katanya.    

Dalam jangka pendek, menurut Alfatih, IHSG akan berada di support 2.350-2.400. Kondisi seperti menurut Alfatih cocok untuk transaksi trading.
 
Indeks LQ-45 turun 27,686 poin (5,02%) ke posisi 523,517 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 20,824 poin (4,43%) ke level 448,765.

Perdagangan hari ini mencatat transaksi sebanyak 60.598 kali, dengan volume 3,264 miliar unit saham, senilai Rp 5,343 triliun. Sebanyak 21 saham naik, 199 saham turun dan 36 saham stagnan.

Saham-saham yang meluncur harganya di top losser antara lain, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 2.600 menjadi Rp 26.000, Timah (TINS) turun Rp 2.300 menjadi Rp 31.700, Astra Internasional (ASII) turun Rp 1.750 menjadi Rp 23.550, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 1.150 menjadi Rp 13.300 dan Bumi Resources (BUMI) turun Rp 300 menjadi Rp 6.000.    

Sedangkan saham-saham yang masih naik harganya di top gainer adalah, Kalbe Farma (KLBF) naik Rp 20 menjadi Rp 970, Indorama (INDR) naik Rp 10 menjadi Rp 680 dan Hortus Danavest (HADE) naik Rp 5 menjadi Rp 220.

(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads