Dividen tersebut diputuskan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) di Hotel Shangri-la, Jakarta, Jumat (14/3/2008).
Pembagian deviden 2006 dalam RUPSLB ini adalah yang pertama kali sejak 18 Juni 2007. SGRO memliki saldo laba 31 Desember 2006 sejumlah Rp 249,134 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perincian saldo laba 2006, adalah sebagai berikut, sebesar Rp 10,994 miliar sebagai cadangan wajib perseroan sesuai UU No 40 tahun 2007 tentang perseroan terbatas dan anggaran dasar perseroan sesuai pasal 25. Sebesar Rp 238,140 miliar sebagai dividen tunai kepada pemegang saham yang beredar sebanyak 1.890.000.000 atau Rp 126 per saham.
Eddy menjelaskan harga CPO saat ini hampir dua kali lipat dari asumsi harga CPO yang digunakan di dalam rencana usaha jangka panjang pereseroan yang disusun tahun lalu (US$ 950 per ton).
RUPSLB menyetujui pembagian saldo laba per 31 Des 2006 sebagai cadangan wajib serta dividen tunai sebagai mana yang diusulkan oleh direksi.
Sampoerna memiliki dan mengelola 78.000 hektar lahan kelapa sawit dan memiliki akses lebih dari 103.000 hektar lahan di Indonesia. (hen/ir)











































