"Sejak kami masuk bulan April 2007 sampai dengan sekarang kita melihat ada beberapa hal yang menurut kami tidak dilakukan perbaikan berkaitan dengan tingkat keselamatan. Kedua, transparansi. Bagaimana mungkin kita mau baik kalau tidak punya good corporate governanceΒ (GCG). Sulit bagi kita mau tetap disitu," kata Direktur Global Transport Service dan VP Director Adam Air, Gustiono Kustianto ketika dihubungi wartawan melalui telepon, Jumat (14/3/2008).
Gustiono mengakui, dirinya memang yang merekomendasikan perusahaan agar keluar dari Adam Air. "Jadi saya posisinya merekomendasikan untuk mundur," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harry sendiri sudah memiliki usaha di sektor penerbangan dengan bendera PT Indonesia Air Transport Tbk (IAT).
(ir/qom)











































