Harry Tanoe pemilik Global Transport Service (GTS) sendiri sudah mengumumkan secara sepihak keluar dari AdamAir. Harry Tanoe, pemilik Bhakti Investama menguasai AdamAir melalui GTS.
"Bhakti Investama itu kan perusahaan besar ya, saya menilai mereka melakukan tindakan yang tidak bertanggung jawab, bagaimana pun juga saya ada 3.000 karyawan yang bergantung ke AdamAir. Itu semua harus dilepas dengan baik dong bukan dilepas begitu saja," kata Adam Aditya, Dirut Adam Air dari perwakilan keluarga Suherman dan Sandra Ang ketika diubungi wartawan melalui telepon, Jumat (14/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pihak mereka kan ada dalam manajemen, apa yang dimaksud transparansi oleh mereka itu? Ada institusi dephub yang mengatakan maskapai itu selamat atau tidak. Wong dari dephub tidak nyata-nyata menyatakan seperti itu. Itu tindakan yang mengada-ada melepas tangung jawab mereka kepada penumpang kita," katanya.
Sebelumnya Direktur Global Transport Service yang juga VP Director Adam Air, Gustiono Kustianto mengatakan pihaknya keluar karena AdamAir tidak punya good corporate governance (GCG) yang baik.
(ir/qom)











































