Keluar dari AdamAir, Bhakti Dinilai Tak Bertanggung Jawab

Keluar dari AdamAir, Bhakti Dinilai Tak Bertanggung Jawab

- detikFinance
Jumat, 14 Mar 2008 14:56 WIB
Jakarta - PT Bhakti Investama Tbk dituding tidak bertanggung jawab dengan memutuskan secara sepihak keterlibatannya di PT Adam SkyConnection Airlines (AdamAir).

Harry Tanoe pemilik Global Transport Service (GTS) sendiri sudah mengumumkan secara sepihak keluar dari AdamAir. Harry Tanoe, pemilik Bhakti Investama menguasai AdamAir melalui GTS.

"Bhakti Investama itu kan perusahaan besar ya, saya menilai mereka melakukan tindakan yang tidak bertanggung jawab, bagaimana pun juga saya ada 3.000 karyawan yang bergantung ke AdamAir. Itu semua harus dilepas dengan baik dong bukan dilepas begitu saja," kata Adam Aditya, Dirut Adam Air dari perwakilan keluarga Suherman dan Sandra Ang ketika diubungi wartawan melalui telepon, Jumat (14/3/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aditya menilai pihak Bhakti membuat alasan yang mengada-ada untuk keluar dari Adam Air. Aditya juga menyangsikan alasan masalah keselamatan yang dilontarkan oleh kubu Harry Tanoe.

"Pihak mereka kan ada dalam manajemen, apa yang dimaksud transparansi oleh mereka itu? Ada institusi dephub yang mengatakan maskapai itu selamat atau tidak. Wong dari dephub tidak nyata-nyata menyatakan seperti itu. Itu tindakan yang mengada-ada melepas tangung jawab mereka kepada penumpang kita," katanya.

Sebelumnya Direktur Global Transport Service yang juga VP Director Adam Air, Gustiono Kustianto mengatakan pihaknya keluar karena AdamAir tidak punya good corporate governance (GCG) yang baik.
(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads