Minyak Gulingkan IHSG ke 2.383

Minyak Gulingkan IHSG ke 2.383

- detikFinance
Jumat, 14 Mar 2008 16:09 WIB
Jakarta - Harga minyak yang tembus US$ 111 per barel makin menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Tingginya harga minyak ini menimbulkan kecemasan di kalangan investor.

Pada penutupan perdagangan saham Jumat (14/3/208), IHSG terjun 57,172 poin (2,34%) ke posisi 2.383,420.

Indeks LQ-45 turun 11,988 poin (2,29%) ke posisi 511,529 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 9,941 poin (2,22%) ke posisi 438,824.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Harga minyak di Asia yang tembus US$ 111 per barel menjadi penyebab utama belum stabilnya pasar saham dunia. Investor khawatir, kenaikan harga minyak akan membuat beban biaya dunia usaha membengkak.

Bursa regional yang juga turun adalah Hang Seng turun 0,29%, Kosdaq turun 0,66%, Seoul turun 0,95%, Nikkei turun 1,54%, Shanghai turun 0,22%.

Perdagangan hari ini mencatat transaksi sebanyak 53.348 kali, dengan volume 3,770 miliar unit saham, senilai Rp 6,415 triliun. Sebanyak 34 saham naik, 176 saham turun dan 41 saham stagnan.

Saham-saham yang meluncur harganya di top losser antara lain, Astra Internasional (ASII) turun Rp 1.450 menjadi Rp 22.100, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 1.450 menjadi 24.550, Timah (TINS) turun Rp 1.250 menjadi Rp 30.450, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.000 menjadi Rp 21.900, dan International Nickel Indonesia (INCO) turun Rp 250 menjadi Rp 7.700, Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 9.200.

Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Kalbe Farma (KLBF) naik Rp 20 menjadi Rp 990, Lippo Karawaci (LPKR) naik Rp 20 menjadi Rp 730, dan Ramayana Lestari Sentosa (RALS) naik 10 menjadi Rp 810.
(ir/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads