AdamAir Bingung Soal Gugatan Transparansi dari Bhakti

AdamAir Bingung Soal Gugatan Transparansi dari Bhakti

- detikFinance
Jumat, 14 Mar 2008 19:45 WIB
Jakarta - Salah satu alasan Bhakti Investama keluar dari AdamAir adalah karena alasan transparansi. Digugat soal itu, manajemen Adam Air pun mengaku kebingungan.

Menurut Dirut PT Adam SkyConnection Airlines (AdamAir) Adam Aditya Suherman, Bhakti Investama yang memiliki saham AdamAir melalui Global Transport Service (GTS) telah menempatkan perwakilannya di maskapai tersebut.

"Mereka sendiri telah menempatkan orang-orang di posisi manajemen, namun tidak hadir di sini," ujar Adam dalam konferensi pers di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (14/3/2008). .

"Sehingga apabila mereka mempertanyakan mengenai transparansi, saya yang bertanya pada mereka, di mana ketidaktransparan manajemen tersebut karena ada orang mereka yang mereka tempatkan di manajamen yakni sebagai wakil presdir yaitu wakil saya dan juga sebagai direktur keuangan?" ketus Adam.

Seperti diketahui, keluarga Suherman menguasai 50% saham AdamAir. Sementara Bhakti yang merupakan perusahaan milik Hary Tanoesoedibjo menguasai saham AdamAir melalui anak perusahaannya yakni Global Transport Service (GTS) yang memiliki saham AdamAir secara langsung sebesar 19% dan melalui konsorsium PT Bright Star Perkasa sebesar 31%.

Manajemen AdamAir juga tidak tahu apakah pengunduran GTS dari AdamAir berarti mereka menjual sahamnya ataupun keluar begitu saja.

"Dalam pengunduran diri tersebut apakah dalam artian mereka menjual kembali saham pada perusahaan atau mereka mengundurkan diri dari tanggung jawab mereka di dalam pemenuhan kewajiban kepada berbagai pihak, saya sekali tidak punya pengertian yang jelas dalam pengunduran diri," ujarnya.

"Pengunduran diri ini seperti tabrak lari," imbuh Adam yang mengaku berbicara sebagai manajemen, dan bukan selaku wakil dari pemilik saham AdamAir.

(qom/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads