IHSG Anjlok, Rupiah Merosot

Sesi I

IHSG Anjlok, Rupiah Merosot

- detikFinance
Senin, 17 Mar 2008 12:07 WIB
Jakarta - Pasar finansial kembali amburadul. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali terpangkas hingga level terendahnya sepanjang tahun ini, sementara rupiah ikut merosot.
Pada sesi I perdagangan Senin (17/3/2008), IHSG ditutup melemah hingga 92,948 poin (2,9%) ke level 2.290,472. Sedangkan rupiah terperosok hingga level 9.311 per dolar AS.

Saham-saham yang mencatat penurunan terbesar antara lain Timah (TINS) turun hingga Rp 2.400 menjadi Rp 28.000, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 1.550 menjadi Rp 23.050, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 400 menjadi Rp 5.500, PT BA turun Rp 600 menjadi Rp 9.500.

Penurunan IHSG ini sejalan dengan pelemahan bursa-bursa regional seperti Nikkei-225 yang turun hingga 4,2% di bawah level 12.000. Level ini berarti yang terendah sejak Agustus 2005.

Sementara bursa Hong Kong dibuka merosot 4,1%, Shanghai merosot 2,5%, Seoul turun 2%, Sydney turun 3,1% dan Singapura turun 2,8%.

"Mayoritas bursa regional hari ini melemah sehubungan dengan semakin lemahnya perekonomian AS. Krisis finansial semakin dalam," ujar Francis Lun, General Manager Fulbright Securities di Hong Kong seperti dikutip dari AFP.

Pelemahan bursa-bursa regional ini terjadi setelah Bank Sentral AS (Federal Reserve/the Fed) kembali mengambil langkah darurat dengan memotong tongkat diskonto 25 basis poin menjadi 3,25%. The Fed juga menawarkan likuiditas langsung untuk sistem brokerage.

Keputusan itu diambil ditengah keterpurukan pasar finansial yang dipicu oleh ambruknya raksasa finansial AS, Bear Stearns. Runtuhnya Bear Stearns itu kembali membuat shock pasar finansial.
(qom/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads