Pada penutupan perdagangan saham Selasa (18/3/2008) IHSG naik 27,474 poin (1,19%) ke posisi 2.339,795. Pada sesi siang, IHSG sempat melemah 40,698 poin (1,76%) ke posisi 2.271,623.
Bursa regional ditutup bervariasi seperti Australia turun 0,18%, Hang Seng naik 1,42%, Kosdaq turun 0,10%, Seoul naik 0,91%, Shanghai turun 3,96% dan STI Singapura naik 1,34%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, pasar masih cemas karena banyaknya persepsi dari institusi swasta maupaun orgainsasi keuangan seperti IMF yang mengatakan gejolak pasar saham akan berlangsung lama. Ini akibat pasar finansial di AS yang mengalami keterpurukan setelah kolapsnya perusahaan investasi Bear Stearns.
Indeks LQ-45 naik 7,318 poin (1,48%) menjadi 501,710 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 7,116 poin (1,66%) ke posisi 436,251.
Perdagangan hari ini mencatat transaksi sebanyak 70.725 kali, dengan volume 3,765 miliar unit saham, senilai Rp 5,877 triliun. Sebanyak 124 saham naik, 68 saham turun dan 56 saham stagnan.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 1.200 menjadi Rp 24.300, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 500 menjadi Rp 13.500, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 250 menjadi Rp 5.800, Telkom (TLKM) naik Rp 150 menjadi Rp 9.400 dan Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 150 menjadi Rp 3.475.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Indo Tambangraya Megah (ITMG) turun Rp 550 menjadi Rp 20.000, Timah (TINS) turun Rp 450 menjadi Rp 27.800, dan Astra Internasional (ASII) turun Rp 200 menjadi Rp 22.400.
(ir/qom)











































