"Melihat kondisi dan perkembangan rencana akuisisi Herald, BUMI melalui Calypso telah mengajukan perpanjangan pencairan pinjaman US$ 375 juta dari Credit Suisse Singapura," ujar Corporate Secretary BUMI, Eddie Soebari, dalam keterbukaan informasinya ke BEI, Jakarta, Selasa (18/3/2008).
Perpanjangan pencairan pinjaman tersebut, merupakan pengajuan yang kedua kalinya. Sebelumnya, batas waktu pencairan pinjaman adalah pada 15 Februari 2008. Namun, karena adanya penundaan rencana akuisisi Herald BUMI mengajukan penundaan pencairan hingga 15 Maret 2008.
Kemudian, akibat masih tertundanya rencana akuisisi Herald, ketika jatuh tempo pencairan pada 15 Maret 2008, BUMI kembali mengajukan penundaan pencairan pinjaman untuk kedua kalinya. Kali ini batas waktu yang diberikan untuk pencairan paling lambat pada 4 April 2008.
Pinjaman senilai US$ 375 juta tersebut rencananya akan digunakan untuk akuisisi Herald. BUMI, melalui Calypso anak usaha yang dibentuk untuk akuisisi tersebut, berencana mengakuisisi 100% saham Herald di harga AUD 2,25 per lembarnya.
Total nilai akuisisinya sebesar AUD 454,577 juta. Saat ini BUMI sudah memiliki hampir 20% saham Herald. Sehingga sisa dana yang dibutuhkan BUMI untuk akuisisi tersebut sebesar AUD 367,119 juta, yang rencananya diperoleh dari pinjaman senilai US$ 375 juta dari Credit Suisse.
Sementara penundaan rencana akuisisi BUMI atas Herald, disebabkan adanya penawaran lain yang lebih tinggi dari Tango Mining Ltd, yaitu di posisi AUD 2,5 per lembarnya.
Tango Mining Ltd merupakan perusahaan patungan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan mitranya dari China, Shenzhen Zhongjin Lingnan Nonfernet Co Ltd. Total harga yang ditawarkan Tango sebesar AUD 504,8 juta. (dro/qom)











































