Pada perdagangan saham Rabu (19/3/2008), IHSG diprediksi akan melanjutkan kembali penguatannya. Setelah pada penutupan perdagangan saham Selasa kemarin (18/3/2008) IHSG naik 27,474 poin (1,19%) ke posisi 2.339,795.
Bursa Wall Street yang pada penutupan waktu AS, Selasa (18/3/2008) melonjak tajam akan menularkannya ke bursa saham regional termasuk IHSG. Indeks Dow Jones tercatat naik 420,41 poin (3,51%) ke posisi 12.392,66 dan Nasdaq naik 91,25 poin (4,19%) ke posisi 2.268,26.
Pasar menilai langkah the Fed yang memangkas tajam suku bunganya adalah upaya untuk menenangkan pasar finansial. Namun upaya the Fed ini dinilai tidak bisa memberikan dampak yang cepat ke pasar global, karena masih rapuhnya ekonomi AS.
Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.
Optima Securities:
Ditengah aksi panic selling, indeks akhirnya rebound dengan ditutup menguat 27 poin ke posisi 2.339 setelah investor memburu saham BUMI. Investor terlihat masih ragu-ragu untuk mengoleksi saham yang terkoreksi dalam namun berfundamental kuat karena masih menunggu keputusan The Fed. Fed fund rate diperkirakan turun minimum 50 bps sehingga bakal menggairahkan bursa kembali. Indeks diperkirakan positif dilevel 2.275 - 2.390 dengan saham pilihan: PGAS, AALI, TLKM, TINS, dan ANTM.
Panin Sekuritas:
Hari ini kami perkirakan IHSG akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat menyusul sentimen positif dari penurunan Fed Rate dan rally-nya Dow Jones tadi malam. Meski demikian, perlu diwaspadai kemungkinan munculnya tekanan jual pada sesi dua seiring dengan libur panjang pekan ini. Ditengah ketidakpastian arah pasar, trader tentunya cenderung memilih untuk merealisasikan profit pada kondisi seperti ini. Secara teknikal, dari bentuk candlestick, indikator momentum (cross), dan stochastic yang oversold mengindikasikan kemungkinan rebound kemarin masih akan berlanjut. Kisaran support-resistance 2.325-2.420.
(ir/ir)










































