Sejumlah warga yang berada di lokasi pipa tersebut menyatakan, api mulai mulai terlihat mengecil dengan sendirinya pada Senin dinihari sekitar pukul 4.00 WIB. Namun begitu, di lokasi titip api masih terlihat gelembung air yang tingginya mencapai 50 cm, akibat tekanan gas yang berada di dasar sungai.
"Api memang sudah padam, tapi gas masih ada. Jadi kita ya khawatir juga," kata Soman, salah seorang warga yang bermukim di sekitar lokasi pipa di Jalan. Yong Panah Hijau, Lingkungan 10, Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan, Medan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski sudah padam, sejauh ini belum terlihat adanya upaya dari pihak PT Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk menambal kebocoran pipa gasnya di Medan.
PGN melalui Sekretaris Perusahaan Heri Yusuf mengaku sudah melakukan upaya perbaikan pipa gas yang bocor.
Hingga saat ini belum diketahui apa penyebab kebakaran. Kuat dugaan kebocoran terjadi akibat pipa gas PGN termakan usia dan telah lapuk terkena air asin, karena lokasi kejadian tidak jauh dari laut.
(rul/ddn)











































