IHSG Teropong Laporan Keuangan Emiten

IHSG Teropong Laporan Keuangan Emiten

- detikFinance
Selasa, 25 Mar 2008 08:09 WIB
Jakarta - Pelaku pasar saham dalam negeri mengandalkan laporan keuangan emiten tahun 2007 untuk keputusan investasinya ditengah ancaman gejolak pasar global.

Pada perdagangan saham Selasa (25/3/2008), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan positif.

Apalagi pada pekan ini akan banyak laporan keuangan emiten 2007 yang diterbitkan karena mendekati batas deadline pelaporan di akhir Maret 2008.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hijaunya bursa di Wall Street akan ikut memacu IHSG bergerak di jalur positif. Saham-saham di Wall Street kembali naik setelah terpecut sentimen JP Morgan Chase & Co yang menaikkan tawaran ke Bear Stearns dari semula US$ 2 menjadi US$ 10 per saham.

Tawaran awal JP Morgan ke perusahaan investasi besar yang sedang kolaps sebelumnya telah memicu kemarahan investor saham maupun karyawannya. Karena harga US$ 2 per saham kelewat murah atau 90% lebih rendah dari harga saham Bear Stearns di awal Maret 2008.

Indeks Dow Jones pada penutupan Senin waktu AS (24/3/2008) naik 187,32 poin (1,52%) menjadi 12.548,64. Standard & Poor's 500 naik 20,37 poin (1,53%) menjadi 1.349,88 dan Nasdaq naik 68,64 poin (3,04%) menjadi 2.326,75.

Pada penutupan perdagangan saham Senin (24/3/2008), IHSG naik 15,728 poin (0,68%) ke posisi 2.339,294.

Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas

Optima Securities

Indeks pada awal pekan ditutup menguat tipis 16 poin ke posisi 2.339 dipicu sektor seperti perkebunan dan properti ditengah kondisi bursa regional yang mixed dan beberapa diantaranya masih libur.

Menjelang akhir kuartal I 2008, selama sepekan ini diperkirakan banyak laporan keuangan yang keluar dan diharapkan membawa sentimen positif ke pasar ditengah gejolak pasar yang labil. Secara tehnikal indeks masih bearish dan apabila menguat bakal menguji posisi 2.400. Indeks diperkirakan bergerak dilevel 2.300-2.360 dengan saham pilihan: AALI, TLKM, TINS, BMRI, dan SMGR.

Panin Sekuritas

Hari ini kami perkirakan IHSG masih akan bergerak mixed menguat mengikuti gerak bursa regional. Berdasarkan data historis 1 minggu terakhir terlihat sektor perbankan menjadi group mover terbesar di IHSG. Disisi lain, gejolak harga komoditas sempat menimbulkan tekanan jual bagi saham sektor pertambangan.

Secara teknikal, IHSG masih akan mencoba menembus resistance trendline di 2.370. Indikator RSI dan stochastic menunjukkan arah menguat meskipun momentum masih berada di area negatif. Kisaran support-resistance 2.307-2.380.
   (ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads