Pada penutupan perdagangan saham Selasa (25/3/2008) IHSG naik tajam 80,322 poin (3,43%) ke posisi 2.419,616.
Kenaikan harga CPO dunia yang mencapai US$ 1.273 per metrik ton membuat saham-saham perkebunan seperti LSIP, UNSP dan AALI melejit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Turunnya harga minyak di bawah level US$ 100 per barel dan keluarnya laporan keuangan emiten tahun 2007 juga menjadi andalan investor.
Bursa regional yang naik adalah Australia naik 3,34%, Hang Seng naik 6,43%, Kosdaq naik 1,39%, Seoul naik 1,19%, Nikkei naik 2,12%, Shanghai naik 0,09% dan STI Singapura naik 2,9%.
Perdagangan hari ini mencatat transaksi sebanyak 73.204 kali, dengan volume 4,535 miliar saham, senilai Rp 5,460 triliun. Sebanyak 169 saham naik, 39 saham turun dan 38 saham stagnan.
Saham-saham yang naik harganya antara lain, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 1.400 menjadi Rp 26.950, Astra Internasional (ASII) naik Rp 1.350 menjadi Rp 23.950, PP London Sumatra (LSIP) naik Rp 900 menjadi Rp 9.600, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 300 menjadi Rp 9.400, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 700 menjadi Rp 6.050, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 300 menjadi Rp 6.100, Bakrie Sumatra Plantation (UNSP) naik Rp 150 menjadi Rp 1.810 dan Barito Pacific (BRPT) naik Rp 60 menjadi Rp 1.530.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp 150 menjadi Rp 6.750, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 100 menjadi Rp 7.700, dan Kalbe Farma (KLBF) turun Rp 10 menjadi Rp 970. Â
(ir/qom)











































