Wall Street Terkoreksi, IHSG Bisa Terseret

Wall Street Terkoreksi, IHSG Bisa Terseret

- detikFinance
Rabu, 26 Mar 2008 08:15 WIB
Jakarta - Bursa saham di Wall Street mengalami koreksi setelah dua hari berturut-turut mengalami kenaikan. Bursa regional dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa ikut terseret.

Pada perdagangan saham Rabu (26/3/2008), investor di Bursa Efek Indonesia diprediksi mulai konsolidasi setelah kenaikan yang tajam pada Selasa kemarin. Pada penutupan perdagangan saham Selasa (25/3/2008) IHSG naik tajam 80,322 poin (3,43%) ke posisi 2.419,616.

Saham di Wall Street pada perdagangan Selasa waktu AS (25/3/2008) terkoreksi setelah data indeks kepercayaan konsumen di bulan Maret turun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks kepercayaan konsumen AS di bulan Maret turun menjadi 64,5 dari bulan sebelumnya Februari sebesar 76,4. Angka ini merupakan terendah dalam lima tahun terakhir.

Kondisi ini mencemaskan pelaku pasar karena belanja konsumen selama ini menguasai 70% kegiatan perekonomian di AS.

Indeks Dow Jones langsung turun 16,04 poin (0,13%) ke posisi 12.532,60. Sedangkan Nasdaq naik tipis 14,3 poin (0,61%) ke level 2.341,05 dan Standard & Poor's 500 naik 3,11 poin (0,23%) menjadi 1.352,99

Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.

Optima Securities

Indeks menguat 80 poin ke posisi 2.419 di dorong sektor pertambangan, perkebunan serta membaiknya bursa regional dan turunya harga minyak mentah. Investor mulai aktif dari libur panjang dengan mengoleksi saham yang berfundamental kuat namun terkoreksi cukup dalam. Indeks berpeluang reversal dari tekanan jual dengan pergerakan di level  2.400-2.460 dengan saham pilihan: BBRI, TINS, UNTR, LSIP, dan UNSP.

(ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads