Pada penutupan perdagangan saham sesi siang, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lompat hingga 36,670 poin (1,52%) ke posisi 2.456,286.
Posisi bursa regional pada Rabu siang ini bervariasi seperti Australia naik 1,27%, Hang Seng naik 0,7%, Kosdaq turun 0,33%, Seoul naik 0,05%, Nikkei turun 0,9%, Shanghai naik 0,64%, STI Singapura turun 0,17% dan Taiwan turun 0,64%
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maybank membeli US$ 1,5 miliar atau sekitar Rp 13,5 triliun (kurs 9.000/US$) untuk jumlah saham Sorak di BII sebesar 55,85%. Dengan jumlah saham BII yang beredar sebanyak 48,820 miliar saham, maka Maybank membeli saham BII seharga Rp 500-an per saham dengan kurs 9.000/US$.
Apalagi Maybank juga akan melakukan tender offer atas saham BII yang dimiliki investor lain di luar konsorsium Sorak yang mencapai 44,3% dengan nilai US$ 1,2 miliar. Dengan demikian, total pembelian saham BII mencapai US$ 2,7 miliar, atau sekitar Rp 24,3 triliun (kurs 9.000/US$).
Pada penutupan perdagangan sesi satu ini saham BII di Bursa Efek Indonesia (BEI) naik Rp 50 (12,05%) ke posisi Rp 465 per saham. BII tercatat sebagai saham paling aktif kedua setelah Bumi Resources dengan nilai transaksi hingga Rabu siang Rp 188,9 miliar.
Perdagangan saham di sesi siang mencatat transaksi sebanyak 37.669 kali, dengan volume 1,625 miliar saham, senilai Rp 2,555 triliun. Sebanyak 101 saham naik, 50 saham turun dan 55 saham stagnan.
Saham-saham yang naik harganya selain BII adalah, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 100 menjadi Rp 6.200, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 100 menjadi Rp 3.525, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 500 menjadi Rp 6.550.
Sementara rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan valas pukul 12.00 WIB, bergerak di kisaran terbetas yang mengalami koreksi tipis 5 poin ke posisi 9.185 per dolar AS.
(ir/qom)











































