Jakarta - Perusahaan rokok PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) mencatat kinerja pertumbuhan yang tipis atau nyaris stagnan dari sisi penjualan di tahun 2007.
Penjualan HMSP tahun 2007 hanya naik 0,81% menjadi Rp 29,787 triliun dibanding tahun 2006 yang sebesar Rp 29,545 triliun.
Laba usaha yang dibukukan ikut naik tipis menjadi Rp 5,577 triliun dibanding tahun 2006 yang sebesar Rp 5,175 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan laba bersih naik 2,6% menjadi Rp 3,624 triliun dibanding tahun 2006 yang sebesar Rp 3,530 triliun. Laba bersih per saham (EPS) menjadi Rp 827 per saham dibanding tahun 2006 yang sebesar Rp 805 per saham. Namun laba bersih HMSP tahun 2007 juga bisa ditulis naik 7,4% jika dibandingkan dengan laba tahun 2006 yang sebesar Rp 3,372 triliun, setelah dikurangi penghentian operasi dari penjualan seluruh saham Sumber Alfaria Trijaya dan PT Alfa Retailindo Tbk senilai Rp 158,130 miliar. HMSP efektif menjual dua anak usaha itu pada 18 September 2006. Demikian kinerja keuangan HMSP 2007 yang diaudit Haryanto Sahari dan rekan (anggota PWC) dan dipublikasikan Kamis (27/3/2008).
Total aset perusahaan tahun 2007 mencapai Rp 15,680 triliun atau naik dibanding tahun 2006 yang sebesar Rp 12,659 triliun.
Saham HMPS 97 persen dimiliki Philip Morris Indonesia. Jumlah saham beredar HMSP mencapai 4,383 miliar saham.
(ir/ir)