Setelah empat hari berturut-turut mengalami kenaikan, IHSG pada perdagangan Jumat (28/3/2008) diprediksi masih bisa bertahan positif meski akan mengalami fluktuasi yang tajam.
Buruknya sentimen global, akan dibentengi pelaku pasar dalam negeri dengan mengulik laporan keuangan emiten yang keluar akhir Maret ini.
Sementara pada penutupan perdagangan saham Kamis kemarin (27/3/2008) IHSG naik 10,710 poin (0,44%) ke level 2.451,350.
Wall Street yang menjadi kiblat bursa global pada perdagangan Kamis waktu AS (27/3/2008) ditutup melemah. Indeks Dow Jones turun 120,40 poin (0,97%) ke posisi 12.302,46. Indeks Nasdaq turun 43,53 poin (1,87%) menjadi 2.280,83 dan S&P 500 turun 15,47 poin (1,15%) menjadi 1.325,66.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagian investor melihat hampir tidak adanya pertumbuhan ekonomi di AS sebagai pertanda negeri itu memang tengah menuju resesi.  Â
Sementara bursa regional yang turun Jumat pagi ini adalah Nikkei turun 0,25%, dan STI Singapura turun 0,54%. Â
Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.
Optima Securities
Indeks akhirnya ditutup menguat tipis 10 poin ke posisi 2.451 menjelang penutupan perdangangan didukung sektor pertambangan dan konsumer ditengah kondisi bursa regional yang mulai stabil. Pola reversal dari indeks semakin kelihatan menuju level 2.500. Indeks diperkirakan dikisaran 2.420 - 2.480 dengan saham pilihan BBRI, TINS, MEDC, PGAS, dan LSIP. (ir/ir)











































