Pada penutupan perdagangan sesi satu, Jumat (28/3/2008), IHSG naik 8,485 poin (0,35%) ke posisi 2.459,835.
Investor melakukan pembelian selektif saham tambang dan telekomunikasi. Sementara saham Bank Internasional Indonesia (BII) yang melejit dalam tiga hari terakhir akhirnya terkoreksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasar juga menilai nilai saham yang dibeli Maybank sebesar US$ 1,5 miliar itu terlalu mahal dibanding fundamental BII yang masih masuk bank dengan skala menengah.
Pasar juga khawatir dibelinya BII oleh Maybank akan membuat bank itu terkena aturan Single Presence Poliscy (SPP). Karena Maybank juga dimiliki oleh pemerintah Malaysia, yang di Indonesia telah memiliki Bank Lippo dan Bank Niaga.
Perdagangan sesi siang mencatat transaksi sebanyak 28.647 kali, dengan volume 1,327 miliar unit saham, senilai Rp 2,021 triliun. Sebanyak 77 saham naik, 61 saham turun dan 57 saham stagnan.
Saham-saham yang naik harganya antara lain, Indosat (ISAT) naik Rp 300 menjadi Rp 7.250, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 200 menjadi Rp 6.300, International Nickel Indonesia (INCO) naik Rp 150 menjadi Rp 7.200, Telkom (TLKM) naik Rp 100 menjadi Rp 9.700 dan Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 50 menjadi Rp 3.500.
Sementara rupiah pada perdagangan valas pukul 11.30 WIB, turun Rp 20 menjadi Rp 9.195 per dolar AS.
(ir/qom)











































