"Harga sahamnya Rp 170 per lembar," ujar Presiden Direktur Kokoh Inti, Dharmawandi Sutanto saat dihubungi detikFinance, Senin (31/3/2008).
Dengan harga tersebut, perseroan menargetkan perolehan dana sebesar Rp 42,5 miliar. Dana perolehan akan digunakan untuk pengembangan usaha seperti menambah kantor cabang, akuisisi perusahaan distributor ritel dan modal kerja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya pernyataan efektif dari Bapepam-LK diharapkan keluar pada 14 Maret 2008, sehingga rencananya pencatatan di BEI akan dilangsungkan pada 1 April 2008 besok.
"Namun pernyataan efektif baru kita peroleh hari ini, sehingga masa penawaran akan dilangsungkan pada 2-4 Maret 2008 dan pencatatan di BEI akan dilaksanakan pada 9 April 2008," ungkap Dharmawandi.
Saat ini komposisi kepemilikan saham di Kokoh Inti adalah Asia Invesment Capital II Ltd 41,65% dan PT Prima Palma Mandiri 58,35%. Setelah IPO, Asia Ltd akan menjadi 27,77%, Prima Palma 38,9% dan publik 33,33%.
Sementara di 2008, Kokoh Inti menargetkan pendapatan sebesar Rp 700 miliar, atau tumbuh 51% dari tahun 2007. Target laba bersih di 2008 sebesar Rp 18,61 miliar. (dro/ir)











































