Laba Indofarma Anjlok 27,32%

Laba Indofarma Anjlok 27,32%

- detikFinance
Selasa, 01 Apr 2008 11:22 WIB
Laba Indofarma Anjlok 27,32%
Jakarta - Laba bersih produsen obat generik, PT Indofarma Tbk (INAF) di 2007 mengalami penurunan. Hal ini dipicu oleh kenaikan harga bahan baku.

"Pertumbuhan negatif tersebut dipicu oleh regulasi pemerintah tentang harga obat generic yang cenderung turun sementara biaya operasional meningkat," ujar Direktur Utama Indofarma, P Sudibyo, dalam jumpa pers di restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Selasa (1/4/2008).

Laba bersih Indofarma di 2007 sebesar Rp 11,076 miliar, turun 27,32% dari posisi tahun sebelumnya Rp 15,24 miliar. Namun pendapatan Indofarma naik 24,1% dari Rp 1,026 triliun di 2006 menjadi Rp 1,273 triliun di 2007.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Sudibyo, hal tersebut disebabkan oleh kenaikan harga pokok penjualan, sementara regulasi pemerintah di 2007 cenderung menurunkan harga obat generik.

"Item-item produk yang harganya dipatok rendah sementara volume penjualannya besar adalah obat-obat generic. Harga bahan baku produk ini justru meningkat, sehingga terjadi kenaikan biaya pembelian bahan baku," ujar Sudibyo.

Akibatnya terjadi peningkatan Beban Pokok Penjualan sebesar 27,7% menjadi Rp 983,2 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp 770,7 miliar.

Peningkatan beban usaha perseroan juga menjadi salah satu faktor penyebab, yaitu sebesar 31,5% menjadi Rp 167,76 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp 127,51 miliar.

Oleh sebab itu, laba usaha Indofarma di 2007 mengalami penurunan sebesar 28,15% menjadi Rp 44,71 miliar dari tahun sebelumnya Rp 62,23 miliar.

"Dari beberapa faktor tersebut laba bersih perseroan mengalami penurunan sebesar 27,32%," ujar Sudibyo.
(dro/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads