IHSG Tertekan Inflasi

IHSG Tertekan Inflasi

- detikFinance
Selasa, 01 Apr 2008 16:15 WIB
Jakarta - Saham-saham unggulan di Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncur tajam terkena aksi ambil untung. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergerus karena sentimen negatif inflasi.

Pada penutupan perdagangan saham Selasa (1/4/2008), IHSG anjlok 54,050 poin (2,21%) ke posisi 2.393,249. Pasar sebelumnya menduga inflasi Maret 2008 dikisaran 0,4-0,7%.

Namun inflasi Maret ternyata mencapai 0,95% dan year on year 8,17%. Inflasi year on year hingga Maret ini cukup mencemaskan karena telah melebihi target inflasi pemerintah 6,5%.  
Bursa regional ditutup bervariasi antara lain, Australia naik 0,09%, Hang Seng naik 1,26%, Nikkei naik 1,04%, Kosdaq turun 0,15%, Seoul turun0,1%, Shanghai turun 4,13%, STI Singapura naik 1,16% dan Taiwan turun 1,78%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks LQ-45 turun 13,426 poin (2,56%) ke posisi 511,987 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 8,008 poin (1,79%) ke level 440,416.

Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 64.592 kali, dengan volume 3,347 miliar saham, senilai Rp 5,453 triliun. Sebanyak 46 saham naik, 156 saham turun dan 44 saham stagnan.

Saham-saham yang turun harganya antara lain, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 1.900 menjadi Rp 23.950, Astra Internasional (ASII) turun Rp 1.300 menjadi Rp 22.950, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 350 menjadi Rp 5.850, Bakrie Sumatra Plantation (UNSP) turun Rp 150 menjadi Rp 1.630 dan Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 125 menjadi Rp 3.225.

Sedangkan saham-saham yang masih naik harganya antara lain, Timah (TINS) naik Rp 250 menjadi Rp 29.200, Barito Pacific (BRPT) naik Rp 100 menjadi Rp 1.640 dan Telkom (TLKM) naik Rp  50 menjadi Rp 9.700.
(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads