Dalam penawaran perdana ini, Wahanaartha melepas 590 juta lembar saham ke publik atau setara dengan 29,5% dari seluruh saham dalam portepel. Harga yang ditawarkan sebesar Rp 265 per lembarnya.
Dari hasil pengamatan detikFinance di lokasi penawaran, Lapangan Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu (2/4/2008), jumlah joki saham sudah mengular.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya diminta datang, lalu nanti menyerahkan kartu tanda pengenal (KTP). Katanya ada upahnya kalau tidak salah Rp 15-20 ribu per orang," tutur salah seorang joki.
Diakui oleh satu investor, peran joki saham kadang sangat membantu. Apalagi jika investor ingin membeli dalam jumlah banyak.
"Hal ini kan memang sering terjadi. Biasanya memang ada bandarnya, biasanya investor-investor yang ingin membeli saham dalam jumlah besar," ungkapnya.
Bertindak selaku penjamin emisi adalah PT Investindo Nusantara. Melalui IPO ini, Wahanaartha menargetkan perolehan dana sebesar Rp 156,35 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk menyuntikkan modal ke anak usahanya dalam rangka ekspansi.
Saat ini Wahanaartha memiliki 3 anak usaha yaitu PT Wahana Makmur Sejati (WMS), PT Wahanaartha Motorental (WAM) dan PT Tristar Transindo.
Kinerja
PT Wahanaarta Harsaka Tbk (WAHA) bukukan penjualan sekitar Rp 500 miliar di kuartal I 2008. "Belum dihitung, tapi kira-kira sekitar Rp 500 miliar dari Januari hingga Maret lalu," ujar Presiden Direktur WAHA, Robbyanto Budiman.
Jumlah motor yang terjual selama periode tersebut sekitar 54 ribu unit. Menurut Robby, rata-rata penjualan motor per bulannya sekitar 20 ribu unit.
Pada tahun 2007, WAHA membukukan penjualan sebesar Rp 2 triliun dengan laba bersih Rp 17 miliar. Total jumlah motor yang dijual sepanjang 2007 sekitar 200 ribu unit.
"Tahun ini target kita menjual 220-240 ribu unit, dengan perkiraan laba bersih sebesar Rp 52 miliar. Peningkatan laba bersih tahun ini akan didorong oleh efisiensi cost yang akan dilakukan perseroan," ujar Robby.
Tahun ini, WAHA juga berencana membuka sekitar 8-9 outlet baru di luar wilayah utama distribusi WAHA yaitu Jakarta dan Tangerang.
"Rencananya kita akan membuka outlet di Aceh dan Riau. Pendanaannya akan menggunakan sekitar 70% dana hasil IPO," ungkap Robby.
Pada 11 April mendatang, WAHA akan mencatatkan sahamnya di BEI dengan target perolehan dana Rp 156,35 miliar.
"Sisa dana IPO akan kita gunakan untuk menyuntikkan dana ke anak usaha kita dan pendanaan untuk masuk ke penjualan motor second," ulas Robby.
Β (dro/ir)











































