Pada perdagangan saham sesi I, Rabu (2/4/2008), IHSG melemah11,497 poin (0,48%) ke posisi 2.381,752.
Pelemahan IHSG ini lebih karena pasar masih khawatir akan tingginya inflasi Maret yang mencapai 0,95%dan dicemaskan trennya akan terus naik. Saham perkebunan banyak dilepas investor karena turunnya harga CPO lebih dari 10%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham yang turun harganya pada sesi siang ini antara lain, Astra Internasional (ASII) turun Rp 900 menjadi Rp 22.050, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 300 menjadi Rp 5.550, Astra Agro Lestari (AALI) turunRp 150 menjadi Rp 23.800, PP London Sumatra (LSIP) turun Rp 100 menjadi Rp 8.400 dan Bakrie Sumatra Plantation (UNSP) turun Rp 10 menjadi Rp 1.620.Β Β Β Β Β Β
Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 12.00 WIB, menguat 33 poin ke posisi 9.185 per dolar AS. Rupiah menguat karena ada aliran dana asing yang akan mengikuti lelang Sertifikat Bank Indonesia (SBI) pada Rabu ini.
Berikut review sesi I oleh Panin Sekuritas:
IHSG bergerak melemah ditengah kenaikan bursa regional. Penurunan didorong oleh aksi jual terhadap saham big caps, antara lain TLKM dan BUMI. Para investor asing (hedge fund) ditenggarai concern terhadap tingginya inflasi di Indonesia. Mereka juga menanti langkah yang akan diambil BI terkait BI Rate dan inflasi. Untuk sementara mereka melirik kembali bursa regional lain seperti Singapura (STI) dan Dow Jones cukup menarik karena masih diskon cukup besar dibandingkan posisi tertinggi mereka. Perlu diperhatikan kemungkinan adanya switching dari sektor yang berbasis komoditas.Β
(ir/qom)











































