Hal tersebut disampaikan pengamat pasar modal Edwin Sinaga ketika dihubungi detikFinance, Jumat (4/4/2008).
"Upaya itu baik dan tepat untuk membuat pasar tenang, instrumen seperti reksa dana kan banyak yang portofolionya di obligasi," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Data internal kita tidak terlalu baik, kacau akibat rumor-rumor di pasar, yang menimbulkan efek domino, sale di Bumi maka saya harus jual di Telkom dan saham lain untuk menutup kerugian, kalau ada statement buyback maka bisa menenangkan pasar yang sedang emosional," ujarnya.
Apalagi dengan dukungan cadangan devisa yang sudah menembus US$ 58,98 miliar, maka pemerintah dinilai bisa menenangkan pasar.
Buyback obligasi negara akan dilakukan untuk obligasi yang jatuh tempo antara 1 Mei 2008 hingga 31 Desember 2013. Ada 34 seri obligasi negara yang akan dibuyback.
(ddn/qom)










































