"Kita masih mencari pinjaman sekitar US$ 100 juta lagi. Tadi pagi kita baru memperoleh pinjaman tambahan dari BCA sebesar Rp 1 triliun," Direktur Keuangan EXCL, Willem Lucas Timmermans, usai RUPST di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (4/4/2008).
Total kebutuhan pendanaan eksternal atau pinjaman EXCL di tahun 2008 sebesar US$ 950 juta. Hingga kemarin, Kamis (3/4/2008), EXCL baru memperoleh pinjaman sebesar US$ 750 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya BCA telah memberikan pinjaman sebesar Rp 2 triliun. Dengan tambahan pinjaman Rp 1 triliun tadi pagi, total pinjaman yang diberikan BCA menjadi Rp 3 triliun.
Pinjaman lainnya diperoleh dari bank Mandiri sebesar Rp 4 triliun, Standard Chartered Bank Rp 1 triliun dan DBS Vickers Securities Rp 700 miliar. Total pinjaman yang diperoleh EXCL hingga hari ini, Jumat (4/4/2008), sekitar US$ 850 juta.
Kebutuhan pinjaman sebesar US$ 950 juta tersebut, rencananya akan digunakan untuk refinancing outstanding debt US$ 600 juta dan belanja modal (capex) 2008 sebesar US$ 350 juta.
Saat ini total nilai outstanding debt EXCL sebesar Rp 9,66 triliun dan yang akan di-refinancing tahun ini sebesar US$ 600 juta.
Sementara total nilai capex 2008 EXCL sebesar US$ 650 juta. Sekitar US$ 350 juta akan diambil dari pinjaman, dan sisanya US$ 300 juta dari kas internal perusahaan. (dro/ir)











































