Pada perdagangan valas pukul 07.45 WIB, Senin (7/4/2008) rupiah ada di posisi 9.198 per dolar AS dan ditransaksikan dikisaran 9.195-9.201 per dolar AS. Posisi rupiah pagi ini menguat tipis dibanding penutupan perdagangan valas Jumat lalu (4/4/2008) di level 9.215 per dolar AS
Pengamat valuta asing Farial Anwar ketika dihubungi detikFinance mengatakan, inflasi yang tinggi masih akan memberi tekanan pada nilai tukar rupiah. Volatilitas yang tinggi akan menekan rupiah pada level Rp 9.170 hingga Rp 9.240 per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski ada perbedaan suku bunga yang lebar antara suku bunga di AS dan Indonesia tidak membuat rupiah menjadi seksi di mata investor. Hal ini terlihat dari penjualan saham dan obligasi oleh investor asing. Pergerakan rupiah juga akan dipengaruhi oleh situasi pasar modal. (ir/ir)










































