"Gangguan sudah terjadi sejak 3 April dan akan berlangsung hingga 16 April akibat kebocoran pada pipa 16 milik Kodeco Energy Ltd," kata Corporate Secretary SAIP, Antok Handoko, dalam keterbukaan informasi BEI, Kawasan Niaga Sudirman, Jakarta, Senin (7/4/2008).
Handoko mengatakan, sumber energi utama perseroan hingga saat ini sangat bergantung pada pasokan gas alam dari PGN. "Oleh sebab itu, gangguan suplai gas alam dari PGN, menyebabkan perseroan terpaksa menghentikan sebagian besar mesin produksi," jelas Handoko.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama kurun waktu tersebut, pasokan gas dari Kodeco ke PGAS diturunkan menjadi 8 MMSCFD. "Untuk itu para pelanggan diharapkan dapat mengantisipasi kemungkinan terjadinya penurunan tekanan gas di jaringan tersebut," ujar Noor. (dro/ir)











































