Menurut Direktur Utama BTPN, Paulus Wiranata, tahun 2007 merupakan momentum pertumbuhan bisnis yang penting dan sekaligus membanggakan bagi BTPN.
"Kinerja keuangan tahun 2007 yang sangat memuaskan ditunjukan dengan beberapa indikator pencapaian target kerja, baik aspek dana pihak ketiga, kredit, kualitas aset maupun rentabilitas dan likuiditas," ujarnya dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Selasa (8/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Total aktiva Bank BTPN hingaa akhhir Desember 2007 sebesar Rp 10,5 triliun atau meningkat sebesar 66,23%. Pencapaian ROA pada akhir Desember 2007 mencapai 6,14% dan LDR sebesar 89,18%.
Bank BTPN pada tanggal 12 Maret 2008 resmi menjadi perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dan pada tanggal 14 Maret 2008, Pemegang Saham Bank BTPN, Tbk adalah TPG Nusantara S.a.r.l (71,61%). Publik (27,39%) dan PT Multi Kencana Mulia (1%)
Β
Hingga saat ini Perseroan tetap fokus pada segmen pensiunan. Namun demikian, Perseroan tetap bermaksud untuk meningkatkan target nasabahnya antara lain bagi segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang diyakini oleh Perseroan akan berdampak pada peningkatan daya saing Perseroan dengan bank dan institusi keuangan lainnya secara lebih efektif. Disamping itu di tahun 2008 ini Bank BTPN mulai dengan bisnis syariah.
(qom/ir)











































