Aksi Jual Tabrak Rupiah & Saham

Sesi Siang

Aksi Jual Tabrak Rupiah & Saham

- detikFinance
Selasa, 08 Apr 2008 12:20 WIB
Jakarta - Rontoknya saham-saham perbankan membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merah dan rupiah pun ikut terseret. Saham bank diterjang aksi jual karena pasar 'mencium' adanya kemungkinan kenaikan BI Rate ke depan.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (8/4/2008), IHSG turun 15,978 poin (0,7%) ke posisi 2.270,819. Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 12.00 WIB, turun 11 poin ke level 9.201 per dolar AS.

Kecenderungan inflasi Indonesia yang tinggi membuat pasar yakin BI akan mengakhiri kebijakan tingkat bunga stabil di level 8%. Jika BI Rate naik maka mau tak mau bunga bank juga ikut naik yang dikhawatirkan bisa membuat penyaluran kredit kurang diminati konsumen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG mengikuti pelemahan bursa regional pada Selasa siang ini seperti, Australia turun 1,02%, Hang Seng turun 0,45%, Kosdaq turun 0,35%, Seoul turun 1,1%, Nikkei turun 1,38%, STI Singapura turun 0,41% dan Taiwan turun 0,4%.

Perdagangan saham sesi siang mencatat transaksi sebanyak 24.659 kali, dengan volume 2,617 miliar saham, senilai Rp 2,332 triliun. Sebanyak 110 saham turun, 43 saham naik dan 45 saham stagnan.

Saham-saham yang turun harganya antara lain, Astra Internasional (ASII) turun Rp 400 menjadi Rp 18.800, Telkom (TLKM) turun Rp 150 menjadi Rp 9.300, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 200 menjadi 5.800, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 125 menjadi Rp 2.850, dan Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 100 menjadi Rp 2.800.
(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads