Rupiah Masih Rawan Tertekan

Rupiah Masih Rawan Tertekan

- detikFinance
Rabu, 09 Apr 2008 08:20 WIB
Jakarta - Meski beberapa hari terakhir, posisi rupiah relatif stagnan dan bergerak di kisaran yang sempit, namun mata uang lokal ini masih rawan mengalami tekanan.

Tekanan yang dimaksud apalagi kalau bukan inflasi. Karena tingginya inflasi akan membuat bank sentral kemungkinan besar menaikkan suku bunganya.

Meski menguntungkan disatu pihak karena memperlebar selisih dengan bunga the Fed tapi kenaikan suku bunga justru akan menaikkan biaya moneter. Perbankan juga terpaksa menaikkan bunga kreditnya.       
 
Pada perdagangan valas pukul 08.00 WIB, Rabu (9/4/2008) rupiah ada di posisi 9.215 per dolar AS dan ditransaksikan dikisaran 9.210-9.220 per dolar AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara mata uang paman sam juga tidak banyak mengalami perubahan terhadap euro dan yen. Pada penutupan perdagangan Selasa waktu AS (8/4/2008) euro ada di posisi 1,5711 dolar AS dibanding hari sebelumnya di level 1,5709 dolar AS. Sedangkan terhadap mata uang Jepang, dolar AS ada di posisi 102,53 yen dibanding hari sebelumnya 102,37. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads