BUMI Siapkan Pengganti Herald

BUMI Siapkan Pengganti Herald

- detikFinance
Rabu, 09 Apr 2008 09:09 WIB
Jakarta - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) telah menyiapkan beberapa tambang lokal untuk diakuisisi dengan tujuan menggantikan rencana akuisisi Herald Resources Limited jika gagal diakuisisi.

"Perlu diingat, Herald bukan satu-satunya target kami. Kami sedang menjajaki beberapa resources lokal di Indonesia," tegas Investor Relations BUMI, Dileep Srivastava, di Wisma Bakrie 2, Jl Rasuna Said, Jakarta, Selasa Malam (8/4/2008).

Penegasan tersebut dinyatakan menyusul simpang siurnya isu yang berkembang mengenai akuisisi Herald antara perusahaan tambang besar lokal lainnya yaitu PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami secara terus menerus melakukan pencarian lokasi-lokasi baru dan kami telah menemukan beberapa di Indonesia. Namun belum dapat kami disclose saat ini," ujar Dileep.

Sebelumnya, BUMI melalui Calypso, berencana menambah kepemilikan sahamnya di Herald hingga menjadi mayoritas, yaitu antara 51% hingga 100%. Saat ini BUMI memiliki 19,7% saham di Herald.

Harga yang ditawarkan BUMI pada Herald adalah AUD 2,25 per lembar sahamnya, sehingga total menjadi AUD 455 juta atau setara dengan US$ 375 juta.

Sementara PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan Zhongjin, melalui Tango Mining Ltd (perusahaan patungan) memberikan penawaran lebih tinggi yaitu, AUD 2,5 per lembar sahamnya, sehingga total menjadi AUD 504,8 juta atau setara dengan US$ 448,1 juta.

Akibat adanya penawaran yang lebih tinggi oleh Tango, pihak BUMI menyatakan belum dapat menginformasikan lebih lanjut mengenai rencana akuisisi tersebut.

"Kami belum menentukan posisi kami atas Herald. Intinya kami melihat pada kepentingan pemegang saham BUMI. Mungkin hal ini akan dibahas dalam RUPSLB tanggal 30 April mendatang," tutur Dileep.

Ketika dikonfirmasi mengenai kemungkinan menaikkan harga penawaran, Dileep menyatakan kemungkinan itu selalu ada. "Namun bisa juga tidak, tergantung aset dan value bagi shareholder. Intinya kami serahkan pada RUPSLB," ujar Dileep.

Sementara itu, ANTM juga akan mengadakan RUPSLB pada 18 April mendatang untuk membahas hal tersebut. Sebelumnya juga dikatakan pihak manajemen Herald akan menerima tawaran dari ANTM melalui Tango, jika tidak ada penawaran yang lebih tinggi.

Namun, Dileep memberikan pernyataan bahwa BUMI saat ini sedang dalam proses due diligence dengan Herald. "Kami telah berbicara dengan manajemen Herald dan sekarang sedang dilakukan due diligence," ungkap Dileep.

Namun Dileep tidak menjelaskan waktu pelaksanaan due diligence BUMI dengan Herald. Di sisi lain, proses due dilligence sebelumnya juga sudah dilakukan antara Tango dengan Herald terhitung mulai 20 Maret 2008 sampai 6 Mei 2008. (dro/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads