Pada perdagangan Rabu (9/4/2008), IHSG ditutup melemah hingga 69,681 poin (3,10%) ke level 2.180,089. Indeks LQ 45 turun 16,896 poin (3,53%) ke level 461,602.
Berikut review IHSG oleh eTrading Securities:
Â
Kekawatiran terhadap BI akan menaikan suku bunga kembali menghantui pasar modal Indonesia. Indeks nyungsep -3.1% (70pts) dari penutupan kemarin, menjadi 2.180, ini adalah level terendah sejak 7 bulan terakhir. Turnover mencapai Rp5,9 triliun dan foreign net-buy sebesar Rp366 miliar.
Â
Pembenaran dari manajemen BUMI mengenai laporan keuangan 4Q07 mengangkat indeks ke teritori positif pada pembukaan pagi, diteruskan oleh rumor BI akan menaikan suku bunga menyeret indeks di bawah level 2,200.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham perbankan juga terdampak dari sentimen suku bunga, BBRI dan BMRI (-5%), BDMN (-7%) dan BBCA (-3%). Conglomerate ASII (-4%) dan BUMI (-3%) mendominasi sekitar 30% dari total transaksi hari ini.
Â
Debut Kokoh Inti Arebama (KONI), tidak tergoyah oleh market sentiment, tetap 'kokoh'. Saham perusahaan distribusi building material ini KOIN naik (33%) pada debut IPO nya. Saham yang berhasil mencatat kenaikan yaitu BISI (+4%), kenaikan suku bunga tidak mempengaruhi bisnis produsen biji jagung dan padi ini.
Â
(qom/qom)











































