Positifnya bursa di Wall Street pada perdagangan 10 April 2008 dan bursa Jepang pada Jumat pagi ini memberikan dukungan kepada bursa regional dan IHSG untuk berjalan di teritori hijau.
Indeks Dow Jones naik 54,72 poin (0,44%) ke posisi 12.581,98. Indeks teknologi Nasdaq naik 29,58 point (1,27%) menjadi 2.351,70 dan indeks Standard & Poor's 500 naik 6,06 point (0,45%) ke level 1.360,55.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara dari dalam negeri sentimen pengesaham APBNP dengan defisit yang terjaga 2,1% diharapkan bisa mengkahiri ketidakpastian posisi APBN yang semula rawan tekanan global.
Pada perdagangan Kamis kemarin (10/5/2008), IHSG ditutup menguat hingga 55,845 poin (2,56%) ke level 2.235,934
Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.
Optima Securities
Indeks akhirnya menguat 55 poin keposisi 2.235 ditengah kondisi bursa regional yang mixed. Dengan disahkannya APBNP 2008 dengan defisit anggaran dilevel konservatif 2.1% diharapkan membawa kondisi makro pada posisi yang aman. Asumsi-asumsi makro yang menyiratkan optimisme ditengah kondisi ekonomi global yang melambat perlu dilakukan dengan tidak mengurangi kerja keras. Selanjutnya penetapan Gubernur BI yang baru diharapkan membawa terobosan dalam kebijakan moneter dan inflasi. Setiap signal positif dari makro ekonomi bakal membuat indeks rebound lebih cepat. Indeks diperkirakan bergerak dikisaran 2.190-2.260 dengan saham pilihan: TINS, PTBA, AALI PGAS, dan INCO.
eTrading Securities
Indeks pada perdagangan kemarin (10/04) berhasil rebound dari titik terendahnya selama 7 bulan terakhir dan ditutup di level 2235,9 atau naik 55,8 poin (2,5%). Kenaikan ini seiring kembalinya kepercayaan diri investor untuk mengoleksi saham-saham dengan fundamental kuat yang sudah berada pada level murah. Semalam, Bursa Amerika ditutup menguat terkait sentimen turunnya angka pengangguran rata-rata bulanan pada minggu ini dan meningkatnya penjualan sektor retail. Beberapa bursa regional juga dibuka menguat pada pagi ini. Dari dalam negeri, penetapan APBNP 2008 dengan defisit yang hanya 2,1% memberi kepastian pada arah makroekonomi Indonesia.
Beberapa sentimen positif tersebut akan menjadi katalis berlanjutnya penguatan indeks pada hari ini. Secara teknikal, full candle yang terbentuk kemarin juga dapat menjadi pijakan indeks untuk keluar dari bearish area. Rentang pergerakan indeks akan berada kisaran level 2200 - 2290 dengan rekomendasi saham-saham berfundamental kuat seperti ASII, AALI, PTBA dan UNSP.
Β (ir/ir)











































