"Proses pendirian anak usaha, termasuk penyetoran modal telah dilakukan pada awal April 2008 ini. Nilainya kira-kira US$ 1 juta," ujar Direktur AKRA, Jimmy Tandoyo, dalam keterbukaan informasi BEI Kawasan Niaga Sudirman, Jakarta, Jumat (11/4/2008).
Anak usaha yang baru didirikan tersebut, rencananya akan melakukan koordinasi kegiatan dengan anak-anak usaha AKRA lainnya. Perusahaan tersebut bergerak di bidang perdagangan sumber daya mineral, terutama batubara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jimmy juga mengungkapkan bahwa pengambilan saham anak usaha di China tersebut berada di bawah 10% dari pendapatan dan dibawah 20% dari ekuitas perseroan.
(dro/ddn)











































