G7 Cemaskan Pelemahan Dolar AS

G7 Cemaskan Pelemahan Dolar AS

- detikFinance
Sabtu, 12 Apr 2008 14:31 WIB
G7 Cemaskan Pelemahan Dolar AS
Washington DC - Pertemuan menteri keuangan negara G7 menyoroti masalah pelemahan dolar AS terhadap mata uang dunia lainnya. Pelemahan mata uang paman sam itu dikhawatirkan bisa mengganggu stabilitas ekonomi global.

Masalah pelemahan dolar AS ini, telah menjadi sorotan negara G7 sejak pertemuan di Tokyo Februari lalu. "Yang kami fokuskan adalah kemungkinan dampaknya terhadap ekonomi dan stabilitas keuangan," kata peserta rapat G7 seperti dilansir dari AFP, Sabtu (12/4/2008).

Pertemuan menteri keuangan dan bank sentral negara G7 di Washington pada Jumat waktu AS (11/4/2008) adalah untuk membahas masalah krisis ekonomi global. Anggota negara G7 adalah AS, Inggris, Jerman, Prancis, Kanada, Italia, Jepang.       

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami akan terus memonitor pasar uang dan melakukan kerja sama yang tepat," bunyi pernyataan negara G7.

Namun menteri keuangan G7 itu tidak menjelaskan secara jelas upaya apa yang akan dilakukan untuk menyembuhkan dolar AS tersebut. Tapi sejumlah analis melihat masalah pelemahan dolar ini menunjukkan lebih jelas kecemasan G7 akan rapuhnya mata uang dolar AS dan dampaknya terhadap ekonomi global.

Mata uang dolar AS terutama jatuh terhadap euro. Mata uang tunggal Eropa untuk pertamakalinya menyentuh level 1,5 dolar AS pada Februari 2008. Sedangkan pada penutupan perdagangan Jumat waktu AS (11/4/2008) euro ada di posisi 1,5805 dolar AS.

(ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads