Saham Energi Bangunkan IHSG

Saham Energi Bangunkan IHSG

- detikFinance
Selasa, 15 Apr 2008 16:11 WIB
Jakarta - Kenaikan harga minyak dunia yang kembali menembus rekor baru US$ 112,48 per barel membuat saham energi dan tambang kembali dilirik investor.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan saham Selasa (15/4/2008) naik 21,781 poin (0,96%) ke level 2.294,257.

Indeks LQ-45 naik 5,577 poin (1,15%) menjadi 492,443 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 4,944 poin (1,18%) ke posisi 424,616.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Investor mulai lagi melakukan pembelian selektif terutama pada saham energi dan perkebunan karena kenaikan harga minyak akan membuat kebutuhan energi seperti batubara ikut meningkat.

Sedangkan bursa regional ditutup bervariasi seperti Australia naik 1,02%, Hang Seng naik 0,38%, Seoul turun 0,26%, Kosdaq naik 0,13%, Nikkei naik 0,57%, Shanghai naik 1,57% dan STI Singapura naik 0,45%.

Perdagangan hari ini mencatat transaksi sebanyak 60.227 kali, dengan volume 5,616 miliar unit saham, senilai Rp 7,380 triliun. Sebanyak 103 saham naik, 64 saham turun dan 72 saham stagnan.

Saham-saham yang naik harganya antara lain, Bakrie & Brothers (BNBR) naik Rp 10 menjadi Rp 500, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 50 menjadi Rp 5.800, Bakrie Sumatra Plantation (UNSP) naik Rp 50 menjadi Rp 1.570, Astra Internasional (ASII) naik 150 menjadi Rp 20.300, International Nickel Indonesia (INCO) naik Rp 350 menjadi Rp 7.650, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 25 menjadi Rp 3.100.               

Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 50 menjadi Rp 13.150, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 25 menjadi Rp 2.775 dan Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) turun Rp 100 menjadi Rp 5.600.  
(ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads