IHSG Berpacu dengan Harga Minyak

IHSG Berpacu dengan Harga Minyak

- detikFinance
Kamis, 17 Apr 2008 08:15 WIB
IHSG Berpacu dengan Harga Minyak
Jakarta - Pasar saham global masih berpotensi naik berpacu dengan tingginya harga minyak dunia yang merayap di posisi US$ 115 per barel. Saham energi dan tambang bakal tampil maksimal.

Pada perdagangan saham Kamis (17/4/2008), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan melanjutkan penguatannya. Apalagi bursa saham regional seperti Nikkei Kamis pagi ini sudah menguat.

Begitu pula dengan bursa saham di Wall Street yang masih bisa menguat ditengah tingginya harga minyak dunia. Pada penutupan perdagangan 16 April, indeks Dow Jones melonjak 256,80 poin (2,08%) ke posisi 12.619,27. Indeks Standard & Poor's 500 naik 30,28 poin (2,27%) menjadi 1.364,71 dan Nasdaq naik 64,07 poin (2,80%) ke level 2.350,11.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kenaikan saham di Wall Street karena laporan sejumlah emiten di AS pada triwulan I-2008 memberikan hasil yang positif seperti JPMorgan Chase & Co, Coca-Cola Co dan Intel Corp meskipun kondisi ekonomi AS sedang lamban.

Pada penutupan perdagangan saham Rabu kemarin (16/4/2008) IHSG naik tajam 43,666 poin (1,96%) ke posisi 2.337,923.

Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.

Optima Securities

Indeks menguat 43 poin (1,9%) ke posisi 2.337 di dorong oleh sektor pertambangan karena harga minyak dunia menyentuh US$114/barel. Indeks berikutnya bakal mencoba level 2.350 jika data CPI dan laporan keuangan kuartal I di AS positif. Indeks diperkirakan bergerak dikisaran 2.320 - 2.360 dengan saham pilihan: ANTM, TINS, PTBA, AALI dan LSIP.

ETrading Securities

Indeks pada perdagangan kemarin kembali berada di teritori positif dan ditutup menguat 1,9% dengan ditopang oleh saham komoditas terutama sektor energi dan CPO akibat meningkatnya harga kedua komoditas tersebut di pasar global. Pada perdagangan kemarin, BNBR juga telah mulai menjalankan langkah akuisisinya atas BUMI, ENRG dan ELTY yang membuat trading value melonjak hingga Rp 20,8 triliun.

Pagi ini, sentimen positif akan bersumber dari penguatan bursa Amerika akibat pengumuman laba kuartal I dari JP Morgan, Coca Cola dan Intel Corp yang melebihi ekspektasi pasar. Sentimen ini mampu mengalahkan kekhawatiran akan tingginya harga minyak yang break new record di US$ 115,07 di NYMEX akibat menurunnya persediaan minyak US dan data CPI melonjak 0,3% pada bulan Maret. Kenaikan bursa AS langsung diikuti bursa Asia yang mayoritas menguat 1-2%.

Indeks hari ini akan kembali berada pada teritori positif menyerap sentimen positif dari bursa Amerika dan tingginya harga komoditas dunia. Saham Energi, Mining dan CPO masih akan mendominasi perdagangan hari ini. ENRG, MEDC, PTBA, BUMI, UNSP, LSIP serta BNBR menjadi saham pilihan hari ini. Rentang perdagangan hari ini akan berada pada kisaran 2325-2386.
Β  (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads