Pasar Modal Bergejolak, Nilai Saham BUMN Tergerus 23%

Pasar Modal Bergejolak, Nilai Saham BUMN Tergerus 23%

- detikFinance
Minggu, 20 Apr 2008 13:20 WIB
Pasar Modal Bergejolak, Nilai Saham BUMN Tergerus 23%
Subang - Gejolak pasar modal yang terjadi belakangan ini menyeret nilai saham BUMN di pasar modal yang turun hingga 23 persen.

Sekretaris Menneg BUMN Said Didu mengakui penurunan nilai saham perusahaan BUMN di pasar modal lebih tinggi dibandingkan penurunan nilai saham perusahaan swasta yang hanya mencapai 16 persen.

"Penurunan ini merupakan imbas dari gejolak pasar saham global yang berpengaruh terhadap bursa Indonesia, ini penurunan harga saham yang terjadi selama beberapa minggu lalu akibat pasar yang volatile," tuturnya dalam acara gathering bersama wartawan di Subang, Jawa Barat, Minggu
(20/4/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Said mengatakan penurunan terbesar terjadi terhadap saham-saham BUMN di sektor keuangan. Sementara BUMN yang bergerak di sektor riil terlihat lebih tahan banting. "Karena memangΒ  searah dengan yang terjadi di pasar keuangan global. Sedangkan untuk sektor riil tidak mengalami ini," ujarnya.

Meskipun begitu Said menegaskan, nilai kapitalisasi pasar emiten BUMN hingga kini masih belumΒ  berubah.

Di tengah gonjang ganjing pasar modal belakangan ini, pemerintah tetap berharap BUMN-BUMN tetap menunjukkan kinerja perusahaan yang bagus. Kerugian BUMN tahun ini pun ditargetkan turun drastis hingga 92%, sementara pencapaian laba bersih ditargetkan naik sekitarRp 10 triliun.

(dnl/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads