IHSG Luruh 13 Poin

IHSG Luruh 13 Poin

- detikFinance
Senin, 21 Apr 2008 16:10 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat naik pada sesi I akhirnya melepuh terkena panasnya aksi profit taking. Sejumlah saham blue chip mulai luruh harganya.

Pada penutupan perdagangan saham, Senin (21/4/2008), IHSG turun 13,380 poin (0,57%) ke posisi 2.335,889.

Indeks LQ-45 turun 3,103 poin (0,61%) ke level 503,381 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,827 poin (0,19%) menjadi 434,044.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Investor fokus pada isu kenaikan harga minyak yang kini US$ 117 per barel karena bisa menekan inflasi dan membuat APBN 2008 terganggu akibat besarnya dana subsidi yang harus ditanggung.

Namun seperti biasa kenaikan harga minyak justru memberikan berkah ke saham-saham tambang yang harganya terkerek kenaikan harga komoditas.

Sementara bursa regional sendiri rata-rata menguat seperti Australia naik 2,91%, Hang Seng naik 2,16%, Seoul naik 1,61%, Nikkei naik 1,63%, Shanghai naik 0,72%, STI Singapura naik 1,37%.

Perdagangan hari ini mencatat transaksi sebanyak 64.680 kali, dengan volume 10,355 miliar saham, senilai Rp 16,714 triliun. Sebanyak 57 saham naik, 131 saham turun dan 63 saham stagnan.

Saham-saham yang turun antara lain, Astra Internasional (ASII) turun Rp 450 menjadi Rp 19.700, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 250 menjadi Rp 12.450, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 100 menjadi Rp 3.450, Indosat (ISAT) turun Rp 50 menjadi Rp 6.450 dan Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 50 menjadi Rp 2.775.

Sedangkan saham-saham yang naik harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 100 menjadi Rp 6.750, Timah (TINS) naik Rp 400 menjadi Rp 31.600, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 300 menjadi Rp 10.150, Medco Energi Internasional (MEDC) naik Rp 100 menjadi Rp 4.000.

(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads