Stabilnya mata uang lokal ini diduga pelaku pasar karena ada bank sentral yang ikut menjaganya karena memang berkepentingan menjaga stabilitas moneter.
Alhasil dalam dua pekan terakhir, rupiah duduk manis dan menyingkir dari gejolak tersebut. Pada perdagangan valas pukul 08.00 WIB, Selasa (22/4/2008) rupiah ada di posisi 9.178 per dolar AS dan ditransaksikan dikisaran 9.175-9.181 per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara mata uang dolar AS kembali melanjutkan pelemahannya terhadap euro. Pelaku pasar di AS kembali mendapat kabar buruk setelah kinerja Bank of Amerika, bank terbesar di negeri itu mencatat penurunan laba hingga 77% di triwulan I-2008.
Euro akhirnya menguat di 1,5913 dolar AS dibanding posisi sebelumnya 1,5814 dolar AS. Sedangkan terhadap mata uang Jepang, dolar AS terkoreksi tipis di 103,19 yen dibanding posisi sebelumnya 103,66 yen.
(ir/ir)











































