Bank Ekspor Indonesia Naik Peringkat

Bank Ekspor Indonesia Naik Peringkat

- detikFinance
Selasa, 22 Apr 2008 09:20 WIB
Jakarta - Perusahaan Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menaikkan peringkat PT Bank Ekspor Indonesia (BEXI) baik untuk kinerja maupun performa obligasinya dari A menjadi A+.

Obligasi yang dimaksud adalah obligasi I/2003, obligasi II/2005, obligasi III/2006 yang masih beredar dan rencana obligasi IV/2008 sebesar Rp 1 triliun. Peringkat baru tersebut mendapat outlook positif. Peringkat tersebut berlaku untuk periode 7 April 2008 – 1 April 2009.

Pefindo memberikan prospek positif karena makin kuatnya kemungkinan transformasi BEXI menjadi Lembaga Pembiaayaan Ekspor Indonesia (LPEI) dengan nama Indonesia Eximbank dalam waktu dekat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disamping untuk ekspansi bisnis, dana yang diterima dari rencana obligasi ini akan digunakan untuk program refinancing, termasuk untuk obligasi I/2003 sebesar Rp 295 miliar yang jatuh tempo dan dana pihak ketiga sejumlah Rp 454 miliar, searah dengan proses transformasi Bank menjadi LPEI.

"Peringkat-peringkat tersebut mencerminkan kuatnya dukungan pemerintah, kuatnya posisi Bank dalam segmen kredit ekspor serta kinerja kuangan yang sehat. Namun demikian, tingginya eksposur Bank terhadap resiko konsentrasi, telah memperlemah peringkat-peringkat di atas," kata analis Pefindo, Julius Teddy & Hendro Utomo, Selasa (22/4/2008).

Bank Ekspor Indonesia adalah sebuah policy bank yang memfokuskan bisnisnya pada pembiayaan ekspor. Kini portofolio pinjaman bank masih didominasi dengan segmen berbasis sumber daya dan industri pengolahan. Disamping menyediakan kredit, bank juga menyediakan penjaminan dan jasa konsultasi yang terkait dengan pembiayaan ekspor.

Pendirian bank ini didasari dengan Peraturan Pemerintah, sementara izin operasi dikeluarkan oleh Bank Indonesia pada tahun 1999. Didukung oleh 124 pegawai, BEXI memiliki satu kantor pusat di Jakarta dengan tiga kantor perwakilan di Surabaya, Medan dan Makasar. BEXI dimiliki secara 100% oleh pemerintah Indonesia. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads