Pada penutupan perdagangan saham Selasa (22/4/2008) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpuruk 46,793 poin (2%) ke level 2.289,096.
Indeks LQ-45 turun 12,138 poin (2,41%) ke posisi 491,618 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 10,426 poin (2,4%) ke level 423,618.
Perdagangan hari ini mencatat transaksi sebanyak 52.717 kali, dengan volume 2,463 miliar saham, senilai Rp 3,933 triliun. Sebanyak 53 saham naik, 126 saham turun dan 65 saham stagnan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham tambang terkena aksi jual besar-besaran karena harganya sudah tinggi sehingga saat ini dinilai waktu yang tepat untuk meraup untung.
Saham-saham yang turun adalah, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 350 menjadi Rp 12.100, International Nickel Indonesia (INCO) turun Rp 400 menjadi Rp 6.400, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 200 menjadi Rp 6.550, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 25 menjadi Rp 3.425, Astra Internasional (ASII) turun Rp 550 menjadi Rp 19.150 dan Telkom (TLKM) turun Rp 150 menjadi Rp 8.850.
Sedangkan saham-saham yang masih naik harganya di top gainer antara lain, Bakrie Sumatra Plantation (UNSP) naik Rp 10 menjadi Rp 1.650, Ciputra Development (CTRA) naik Rp 30 menjadi Rp 550 dan Ciputra Surya (CTRS) naik Rp 30 menjadi Rp 600.
(ir/ddn)











































