"Pertumbuhan pendapatan triwulan I 2008 ini sekitar 182% menjadi Rp 440 miliar," ungkap Vice President Director BISI, Thomas Effendy, di gedung BEI, Kawasan Niaga Sudirman, Jakarta, Selasa (22/4/2008).
Pada periode yang sama tahun 2007 lalu, pendapatan BISI sebesar Rp 156 miliar dengan perolehan laba bersih sebesar Rp 15 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertumbuhan pendapatan dan laba bersih tersebut didorong oleh peningkatan harga rata-rata komoditas benih jagung sebesar 19% dibanding harga rata-rata triwulan I 2007 lalu," ulas Thomas.
Pada triwulan I 2007 lalu, harga rata-rata benih jagung sebesar Rp 23.500 per kilogram. Periode yang sama tahun 2008 ini telah meningkat menjadi Rp 28.000 per kilogram.
"Selain itu, peningkatan juga didorong oleh program pemerintah untuk menggunakan benih hibrida," ujar Thomas.
Pada triwulan I 2007 lalu, volume penjualan benih jagung BISI masih sekitar 2.788 ton. Namun pada triwulan I 2008 ini, BISI telah menjual sebanyak 10 ribu ton, atau tumbuh 258,7%.
BISI, merupakan perusahaan yang bergerak di sektor penyediaan benih pertanian. Produk-produknya antara lain benih jagung, benih padi, agrochemical, benih sayur-sayuran dan pupuk.
"Namun, benih jagung merupakan komoditas unggulan kita. Kontribusinya sekitar 66% pada triwulan I 2008 ini," ungkap Thomas.
BISI boleh dibilang merupakan pemain utama dalam bisnis penyediaan benih. Pada tahun 2007 lalu, pangsa pasar BISI di sektor ini sebesar 62%. Namun pada triwulan I 2008 ini perseroan telah berhasil meningkatkan pangsa pasarnya menjadi 78%.
Mengenai harga rata-rata benih jagung di tahun 2008, perseroan memproyeksikan harga di kisaran Rp 30 ribu per kilogram. Sementara tahun 2008 ini, BISI menargetkan volume penjualan benih jagung sebanyak 32 ribu ton.
Dengan asumsi tersebut, perkiraan pendapatan BISI dari benih jagung akan mencapai Rp 960 miliar. Untuk target total pendapatan dari seluruh komoditas di 2008 sekitar Rp 1,7 triliun.
Posisi tersebut tumbuh 90,4% dari perolehan pendapatan tahun 2007 yang sebesar Rp 893 miliar. (dro/ir)











































