Direktur Utama Bakrie Life Timoer Soetanto mengatakan, perseroan menunda IPO senilai Rp 150 miliar yang rencananya akan dilakukan September 2008.
"Penundaan dilakukan juga karena jumlah yang ditawarkan masih kecil, kami akan meningkatkan jumlah aset terlebih dahulu sampai lebih dari Rp 1 triliun baru masuk pasar," katanya ketika ditemui usai Munas ke-3 AAJI di Hotel Nikko, Jakarta, Selasa (22/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"IPO rencananya akan dilakukan tahun 2009, pada kuartal II atau kuartal IV.Targetnya pun kami naikkan dari Rp 150 miliar menjadi Rp 500 miliar yang akan kami gunakan untuk ekspansi usaha," ujarnya.
Pada kuartal I-2008 Bakrie Life berhasil membukukan premi sebesar Rp 150 miliar meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2007 yang sebesar Rp 80 miliar. Sementara target laba pada 2008 adalah sebesar Rp 40 miliar atau meningkat dibanding pencapaian laba 2007 yang sebesar Rp 30 miliar.
"Kami juga menargetkan pendapatan premi di 2008 sebesar Rp 700 miliar atau meningkat dibandingkan pendapatan premi 2007 yang sebesar Rp 30 miliar," jelasnya.
Pendapatan premi tersebut dikatakan Timoer akan didominasi dari unit investasi sebesar 65 persen, produk individu 20 persen dan sisanya dari grup perseroan sebesar 15 persen. Dalam pemasaran produknya, Timoer mengatakan perseroan saat ini sudah bekerjasama dengan Bank Mandiri, BNI, BRI dan
Bank Bukopin. (dnl/ir)











































