Jakarta - Rupiah benar-benar mengisolasi sentimen negatif yang berseliweran di pasar. Mata uang lokal ini bergeming alias tetap diam di posisi 9.180 per dolar AS.
Pada penutupan perdagangan valas pukul 17.30 WIB, Selasa (22/4/2008) rupiah tetap santai di level 9.180 per dolar AS. Padahal disisi lain pasar saham sedang remuk dihajar
profit taking.
Rupiah makin jinak karena Bank Indonesia selalu membentenginya agar tak terseret sentimen negatif tingginya harga minyak dunia. Spekulan pun makin sulit beraksi karena pergerakan rupiah yang terbatas Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara mata uang regional ditutup bervariasi terhadap dolar AS seperti dolar Australia melemah 0,18%, dolar Hong Kong melemah 0,02%, rupee India melemah 0,23%, yen Jepang menguat 0,02%, won Korea melemah 0,79%, dolar Selandia Baru melemah 0,16%, peso Filipina melemah 0,29%, dolar Singapura menguat 0,1%, bath Thailand menguat 0,13 dan dolar Taiwan menguat 0,08%.Β
(ir/ddn)